39 Persen Jalan Kabupaten Sukabumi Masih Rusak, Pemkab Gerak Cepat Jemput Anggaran Pusat
Sukabumi, Sorottipikor.com//
Rabu (05/11/2025) — Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Dari total panjang jalan kabupaten mencapai 1.424 kilometer, sekitar 39 persen belum dalam kondisi mantap dan tidak layak dilalui secara nyaman. Bahkan, 35 persen di antaranya masuk kategori rusak berat.
Situasi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Upaya jemput bola ke pemerintah pusat dan provinsi dilakukan guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur sangat tinggi, sementara kemampuan fiskal daerah terbatas. Karena itu, kami harus proaktif mencari dukungan pendanaan dari pusat dan provinsi,” ujar Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus.
Usul Perbaikan 14 Ruas Jalan dan Program Irigasi
Langkah strategis Dinas PU dimulai dengan pengajuan pembangunan 14 ruas jalan prioritas melalui program Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2025, dengan nilai usulan mencapai Rp930 miliar.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Dari total 156 daerah irigasi seluas 17.461 hektare, baru sekitar 54,7 persen yang berfungsi optimal.
“Sudah ada komitmen dari pejabat pusat untuk membantu Sukabumi. Kami akan terus mendorong agar program ini direalisasikan,” tambah Uus.
Saat ini koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berjalan. Dalam waktu dekat, Dinas PU dijadwalkan memaparkan (ekspose) rencana teknis di Balai PU Bandung.
Dukung Prioritas Bupati Percepat Infrastruktur
Uus menegaskan langkah tersebut merupakan implementasi visi dan misi Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas pengembangan daerah.
“Pembangunan infrastruktur harus dipercepat karena merupakan motor penggerak ekonomi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dengan luas wilayah dan kondisi geografis Sukabumi yang menantang, dukungan pemerintah pusat dinilai krusial, terutama untuk wilayah selatan yang masih tertinggal dari sisi konektivitas dan pemerataan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dukungan dana dari pusat dapat memberikan akselerasi signifikan terhadap pembangunan jalan dan irigasi, sehingga dapat meningkatkan mobilitas, ekonomi lokal, serta kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Rio Julianto

