Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Dorong Akuntabilitas melalui Sosialisasi SPIP dan Manajemen Risiko

TANAH BUMBU,sorottipikor.com

– Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan efisien. Melalui Inspektorat Daerah, sosialisasi terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Sektor Publik digelar di Hotel Ciputra, Jakarta, pada Jumat (27/9/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat eselon II dan III, yang diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip pengendalian internal di unit kerja masing-masing.

Bupati Tanah Bumbu, Abah Zairullah Azhar, dalam sambutannya menekankan pentingnya penerapan SPIP sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan anggaran dan penegakan disiplin di lingkungan pemerintahan. “SPIP bukan sekadar formalitas, tapi sistem penting yang memastikan kebijakan berjalan tepat sasaran dan menghindari kebocoran anggaran,” tegas Zairullah. Menurutnya, penerapan SPIP yang efektif adalah salah satu pilar dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Lebih lanjut, Zairullah juga menyoroti urgensi manajemen risiko sebagai alat penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Manajemen risiko tidak hanya mencegah kerugian, tapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Dalam sosialisasi ini, Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Ambo Sakka, tampil sebagai pembicara utama dengan materi berjudul “Implementasi Manajemen Risiko: Urgensi dan Tantangan.” Ambo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko yang mungkin dihadapi oleh pemerintah. “Kita berada di lingkungan yang dinamis. Manajemen risiko yang baik adalah kunci agar kita siap menghadapi segala kemungkinan,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Tanah Bumbu, Ylian Herawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pejabat terkait tata kelola pemerintahan yang lebih baik. “Sosialisasi ini dirancang sebagai bimbingan teknis yang fokus pada penerapan nyata, sehingga para peserta dapat langsung mengimplementasikan strategi pengendalian risiko di unit kerja masing-masing,” jelasnya.

Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, dengan harapan mampu membawa perubahan positif di instansi masing-masing. Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperlihatkan keseriusannya dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap perubahan zaman.

Sosialisasi SPIP dan Manajemen Risiko ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menciptakan efisiensi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

(Indra.S)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *