Jum’at Curhat Polres Morowali Polda Sulteng Bersama Komunitas PORDI.

 

Morowali,-Sorot Tipikor //
Jum’at Curhat dengarkan aspirasi masyarakat,Polres Morowali Polda Sulawesi Tengah jum’at(3/2)laksanakan agenda rutin program Jum’at curhat bersama komunitas Perkumpulan Olah raga Domino Indonesia ( PORDI )Kabupaten Morowali.
Jum’at curhat kali ini dilaksanakan di cafe Aweng Bungku dipimpin oleh Kabag OPS Polres Morowali AKP UMAR S.H., M.H di dampingi Para PJU Polres Morowali, Perwira Polres Morowali, Personil Polres Morowali serta dihadiri dari komunitas PORDI Kabupaten Morowali.
Pada kegiatan tersebut para peserta membahas tentang isu-isu yang terjadi diantaranya isu penculikan anak, Kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi, Kasus Pencurian yang melibatkan anak di bawah umur, dan Terkait hewan ternak yang lalulalang di jalan raya yang dapat menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Kabag Ops AKP Umar ,S.H saat membuka sesi sharing mengucapkan terima kasih kepada anggota komunitas PORDI.Kegiatan ini kami laksanakan untuk menyerap informasi dan keluhan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kab Morowali.tutur Umar

Kata,Umar Program Jum’at curhat adalah program Polri di mana pada pelaksanaan ini kita siap mendengarkan masukan ataupun keluhan kritikan dari teman-teman yang hadir hari ini.ucapnya
Umar menjelaskan,Terkait isu penculikan anak Polres Morowali Polda Sulteng telah berupaya semaksimal mungkin dengan cara melakukan himbauan ke setiap sekolah-sekolah dan Masyarakat.

Sementara itu Kasat Lantas Iptu Atmaji dalam kesempatannya mengatakan, terkait kecelakaan lalulintas, kami sudah melaksanakan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalulintas saat berkendara dijalan.
Menurut Kasat Binmas Polres Morowali, terjadinya kejahatan bersumber dari kurangnya komunikasi, Kita ingin mengetahui persoalan yang ada di masyarakat yang apa bila dibiarkan dapat menimbulkan dampak sosial dan setelah kita munculkan kita bersama-sama mencari solusi.
Terkait penangkapan ternak sapi yang tidak di kandangkan kami sudah koordinasikan dengan Pemda namun masih terkendala alat untuk penangkapan.singkatnya(Yasin).

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *