Tirta Kahuripan Dalam Refleksi Akhir Tahun dan Terget 2023.
Bogor,– Sorot Tipikor //
Sepanjang tahun 2022 Prusahaan Umum Daerah ( PERUMDA ) air minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor .berhasil meraih penghargaan baik tingkat propensi maupun Nasional namun pencapaian tersebut tidak akan menjadiakan Prusahaan ber plat merah dengan jumlah pelanggan terdaptar sebanyak 211.311. Sambungan berlangganan berpusas diri dan justru akan meningkatkan kenarja dan pelayanan di tahu yg akan datang .
Direktur Utama Prumda air minum Tirta kahuripan . Yuliansyah Anuar dalam keterangannya menyampaikan beberapa pencapaian membanggakan yang di raih di tahun 2022. Di antaranya penghargaan dari BPKP Propinsi Jawa Barat sebagai BUMD Terbaik se jawa barat dan BUMD air minum dengan Katagori CAPAIAN terbaik kenerja keuangan.oprasional d!n tatakelola prusaan .penghargaan Kemen PUPR dengan pridikat BUMD sehat dan kenerja terbaik pringkat pertama se jawa Barat sekaligus menduduki pringkat ke 4 dari 288 BUMD air minum se indonesia.
Sedangkan dalam keselamatan dan kesehatan kerja.mendapatkan penghargaan dari Guburnur jawa Barat dan mentri ketenaga kerjaan RI.atas keberhasilan penerapan P2K3 dengan kata gori patinum dan Ziro Asiident.selama 5.044.232 jam kerja tampa kecelakaan terhitung januari 2019 s/ d September 2022.
Tentunya pencapaian ini adalah hasil dari sinergi yang baik antara PERUMDA air minum Tirta Kahuripan dengan pemerintah Kabupaten Bogor.pencapain tersebut akan di jadikan pemacu untuk dijadikan lebih baik menjadi dan mengerjar di bidang yang masih tertinggal demi menjadi prusahaan air minum terbaik di indonesi Ujar Yuliansyah.
Dalam perencanaanya prumda air minum Tirta Kahuripan telah memiliki targat yang tertuang dalam rencana bisnis tahun 2023 / 2027 dengan skma pendanaan melalui pendanaan pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan cakupan dan kwalitas pelayanan serta meningkatkan Deviden sebagai mendapatan Asli Daerh ( PAD )
Yulinsyah mengatakan pihak nya juga sudah menyusun beberap program untuk di rialisasikan di tahun 2023.Mulai dari optimalisasi dan rehabilitasi jaringan perpipaan. Penambahan kapasitas produksi.penekenan kehilangan air pengembangan sumberdaya manusia hingga pengembangan tehnologi impormasi.
Pewarta : E Murti.