Bentrok Terjadi Kembali Antara BPPKB Vs Sapujagad.

Sukabumi, — sorottipikor. com l
Bentrokan antara Ormas BPPKB Pusat Sukabumi Raya dengan Sapujagad, Jl. Lingkar Selatan RT 03/06 Kelurahan. Jayamekar Kecamatan. Baros Kota Sukabumi Hari Minggu Jam 14.00 Wib (01/11/2020).

Sapu Jagat vs BPPKB di Sukabumi ternyata berawal dari masalah sepele. Empat orang jadi korban akibat bentrok berdarah kedua ormas ini.

Menurut Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, aksi saling serang tersebut dipicu oleh pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota salah satu ormas.

“Jadi hari ini tadi sekitar jam 2 siang ada kejadian pemukulan dari anggota salah satu ormas. Kemudian berlanjut aksi ini di jam 4 sorenya. Saling bentrok di daerah Jalur Selatan dekat Terminal Tipe A,” kata Sumarni kepada awak media.

Lanjut Sumarni, akibat bentrokan dua kelompok massa tersebut, empat orang mengalami luka parah dan dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan medis.

Untuk mengantisipasi bentrok yang berkepanjangan, pihak dari keamanan dalam hal Ini Kepolisian Polresta Sukabumi Kota  membubarkan pengumpulan massa dan meredam bentrok susulan diantaranya :

Melakukan pengalangan terhadap massa BPPKB di bawah Pimpinan AKBP Sumarni (Kapolres Sukabumi Kota) di Posko BPPKB Lembur Situ Sukabumi
di Mana menjadi basis pengumpulan massa.

Melakukan pemggalangan terhadap Asep Mukarom (Ketua Paguyuban Sapujagad) dibawah pimpinan Sulaiman (Wakapolres Sukabumi Kota) di Markas Sapujagad Ci Sero Sukaraja di mana menjadi basis pengumpulan massa.

Kapolres Sukabumi kota AKBP Sumarni menyatakan, segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan penganiayaaan dalam langkah mediasi sehingga tidak ada yang dirugikan dari kelompok manapun.

Dalam langkah antisipasi Polres Sukabumi Kota telah Meminta Bantuan 2 SST Pasukan Kepada Brimob Cianjur dan personil TNI untuk melakukan pengamanan di 2 titik konsentrasi massa supaya tidak terjadi bentrok susulan yang berkepanjangan.

Reporter : Arif/Rz.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.