Ketua DPRD Kab.Bogor Menerima 800 Set APD Covid-19 dari Gerakan Nasional Cinta Prabowo.

Bogor,– sorottipikor.com l
Ketua Umum Gerakan Nasional Cinta Prabowo. Aris Marsudiyanto. SE. MM. menyerahkan bantuan. Alat Pelindung Diri (APD) Wabah Virus Covid-19. langsung disambut Ketua DPRD. Rudi Susmanto, di Gedung DPRD Kab.Bogor hari rabu, 03 juni 2020.

Ketua Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP), Aris Marsudiyanto mengatakan, bantuan 800 set APD ini terdiri dari 5.000 item, mulai dari baju hazmat, kaca mata pelindung, sarung tangann hingga sepatu, bantuan ini akan difaselitasi oleh DPRD. Kabupaten Bogor kemudian di serahkan langsung kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se Kabupaten Bogor. jelasnya.

Selain untuk empat RSUD, APD ini juga akan didistribusikan untuk Dokter dan tenaga medis 101 Puskesmas yang sedang berjuang menangani virus corona (Covid-19).

“Kami mewakili Pak Prabowo Subianto memberikan bantuan APD sebanyak satu truk, kurang lebih 800-an set yang terdiri dari pakaian overal, google, masker, pelindung sepatu dan lainnya, untuk RSUD beserta puskesmas,” kata Aris.

Dia berharap, bantuan ini bisa bermanfaat dalam percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Bogor, ditengah kebijakan menyambut New Normal.

APD yang diberikan juga diakuinya sudah mendapatkan verifikasi dari Gugus Tugas Covid-19 beserta Kementrian Kesehatan, sehingga berkualitas serta bisa aman dan nyaman digunakan. ujarnya.

“Semoga bisa semangat, aman bagi para Dokter dan paramedis di Kabupaten Bogor, sehingga pandemi ini bisa selesai. tentu itu harapan kita, pandemi ini bisa segera diatasi, segera new normal dan paramedis juga bisa aman,” tegasnya.

Pemberian APD ini, menurutnya , bukan yang pertama kali dilakukan karena sudah terdistribusi bantuan yang sama di berbagai daerah.

“Nggak (pertama kali, red). Pak Prabowo sudah banyak sekali di daerah, di semua daerah lah,” imbuh Aris.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menuturkan, pihaknya akan membantu distribusi APD tersebut untuk empat RSUD di Kabupaten Bogor.

Lalu secara bertahap juga diberikan untuk 101 puskesmas se-Kabupaten Bogor, dengan melihat ketersediaan APD di puskesmas tersebut.

“Kita prioritas untuk RSUD dulu. Setelah itu, baru ke puskesmas, yang memang kekurangan. kalau masih ada, kita berikan ke yang kekurangan dulu. lalu bertahap ke swasta-nya. mudah-mudahan ini membatu kebutuhan APD, yang memang angkanya belum dilaporkan ke kami,” kata politisi Gerindra.

***Andi. Sp.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.